Mediapublika.com – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengukuhkan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Lampung masa bakti 2026–2031 di Aula Balai Pelatihan Pertanian Provinsi Lampung, Bandar Lampung pada Senin, (2/2/2026).
Dalam sambutannya, Mirzani menegaskan bahwa peran petani dan nelayan memiliki posisi strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Karena itu, ia berharap kepengurusan baru KTNA dapat memperkuat sinergi antara petani, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian.
Menurut dia, organisasi KTNA selama ini menjadi wadah penting bagi para petani dan nelayan untuk menyampaikan aspirasi serta berbagi pengalaman dalam meningkatkan produktivitas usaha tani dan perikanan.
“KTNA memiliki peran strategis sebagai jembatan antara petani dan pemerintah. Organisasi ini diharapkan mampu memperkuat komunikasi serta mendorong inovasi di sektor pertanian dan perikanan,” kata Mirzani dalam acara pengukuhan tersebut.
Gubernur juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian.
Ia mendorong para petani untuk terus mengadopsi teknologi serta metode budidaya yang lebih modern agar mampu meningkatkan hasil produksi.
Selain itu, pemerintah daerah menilai sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian Lampung.
Oleh karena itu, dukungan terhadap kelembagaan petani seperti KTNA dinilai penting untuk memperkuat pembangunan pertanian di daerah.
Pengukuhan pengurus KTNA Provinsi Lampung ini juga dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah, perwakilan organisasi petani, serta para pelaku usaha di sektor pertanian dan perikanan.
Pemerintah berharap kepengurusan baru KTNA dapat berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan di Lampung.
