Karier Cemerlang Helmy Santika Berbuah Pangkat Komjen Pol

BERITA133 Dilihat

MEDIAPUBLIKA.com – Mantan Kapolda Lampung, Komjen Pol. Helmy Santika, resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) setelah menjadi satu dari empat perwira tinggi (Pati) Polri yang menerima kenaikan pangkat bintang tiga pada Selasa (30/6/2026).

Kenaikan pangkat tersebut menjadi tonggak baru dalam perjalanan karier Helmy Santika yang telah mengabdi di Kepolisian Republik Indonesia selama lebih dari tiga dekade.

Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 itu dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse dengan pengalaman menangani berbagai kasus besar, mulai dari kejahatan jalanan, narkotika lintas negara, hingga tindak pidana ekonomi yang menjadi perhatian nasional.

Saat ini, Helmy menjabat sebagai Perwira Tinggi Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri, jabatan yang diembannya sejak September 2025. Sebelumnya, ia memimpin Polda Lampung selama hampir dua tahun sejak 2023.

Karier Helmy dibangun dari dunia penyidikan. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, di antaranya Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kasubdit Resmob dan Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, hingga Kapolresta Barelang.

Saat bertugas di Barelang, Helmy dikenal aktif mengungkap berbagai kasus perdagangan orang dan penyelundupan narkotika lintas negara.

Pengalaman tersebut kemudian mengantarkannya dipercaya memimpin Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau sebelum ditarik ke Bareskrim Polri sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus dan selanjutnya menjabat Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus.

Selama bertugas di Bareskrim, Helmy menangani sejumlah perkara besar, di antaranya investasi bodong, pinjaman online ilegal, hingga berbagai tindak pidana ekonomi yang menimbulkan kerugian besar bagi negara maupun masyarakat.

Rekam jejaknya juga tercatat dalam pengungkapan sejumlah kasus yang sempat menyita perhatian publik, seperti pembunuhan berantai Ryan Jombang, pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, kasus korupsi Gayus Tambunan, penculikan warga negara Malaysia di Kepulauan Riau, hingga penangkapan John Kei.

Ketika dipercaya memimpin Polda Lampung, Helmy membawa pengalaman panjangnya sebagai penyidik dalam memimpin satuan kewilayahan.

Salah satu capaian yang paling menonjol adalah keberhasilan mengungkap jaringan narkotika Fredy Pratama yang disebut sebagai salah satu sindikat narkoba terbesar di Indonesia.

Di bawah kepemimpinannya, pengamanan arus mudik dan penyelenggaraan Pemilu di Provinsi Lampung juga berlangsung aman dan kondusif. Ia turut menjaga stabilitas keamanan daerah saat berbagai aksi unjuk rasa berlangsung.

Selain dikenal sebagai perwira berpengalaman, Helmy juga memiliki kepedulian terhadap kegiatan sosial.

Sejumlah komunitas pendamping pasien di Lampung menyebut dirinya kerap membantu masyarakat yang membutuhkan, mulai dari memberikan bantuan pengobatan hingga mengunjungi langsung keluarga pasien.

Bersama Helmy Santika, tiga perwira tinggi Polri lainnya yang turut menerima kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi pada tahun ini adalah Mulia Hasudungan Ritonga, Gatot Tri Suryanta, dan Rudi Setiawan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, integritas, dan kinerja para perwira tinggi.

“Kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi juga amanah dan tanggung jawab yang lebih besar,” ujar Trunoyudo.

Ia menambahkan, Polri berharap para perwira tinggi yang menerima kenaikan pangkat dapat terus memperkuat transformasi Polri Presisi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *