oleh

Pertama di Sumatera, Seekor Bayi Gajah Lahir di Lembah Hijau Lampung 

-BERITA-35 views

MEDIAPUBLIKA.com – Seekor bayi gajah Sumatera lahir dari indukan gajah bernama Mega (25 tahun) di Kebun Binatang Lembah Hijau Lampung. Kelahiran bayi gajah berkelamin jantan ini merupakan yang pertama di Sumatera lahir di Lembaga Konservasi (ex situ).

Komisaris Utama Lembah Hijau Lampung, M Irwan Nasution mengatakan, bayi gajah tersebut lahir pada Minggu (7/8/2022) pagi pukul 07.24 WIB.

“Alhamdulillah lahir dengan sehat bayi gajah dari hasil perkawinan gajah jantan Sumatera bernama Aris dan indukan betina bernama Mega pada Minggu (7/8/2022) pagi,” kata Irwan, saat diwawancarai di Lembah Hijau Lampung, Senin (8/8/2022).

“Bayi gajah ini lahir dengan berat badan 102 kilogram dan panjang 98 sentimeter,” lanjut Irwan.

Irwan mengungkapkan bayi gajah ini merupakan yang pertama lahir di Lembah Hijau Lampung setelah selama 6 tahun berada di Lembaga Konservasi tersebut.

“Setelah sekitar 6 tahun di Lembah Hijau, Alhamdulillah melahirkan satu ekor anak gajah. Mohon doanya mudah-mudahan bayi gajah ini bisa terus tumbuh dengan sehat. Terima kasih kepada Pemerintah yang telah memberikan kepercayaan terhadap Lembah Hijau,” ujar Irwan.

Pertama di Sumatera Lahir di Ex Situ

Ketua Forum Mahout, Nazaruddin mengungkapkan kelahiran bayi gajah di Lembah Hijau Lampung tersebut merupakan yang pertama di Sumatera lahir secara ex situ atau di Kebun Binatang.

“Satu-satunya Lembaga Konservasi di Sumatera atau Kebun Binatang di Sumatera, baru di Lembah Hijau yang dapat melahirkan (bayi gajah),” ujarnya.

“Jadi kalau untuk zoo (kebun binatang) di Sumatera, ini (gajah) yang pertama lahir di Lembah Hijau,” Lanjutnya.

Mahout atau Pawang Gajah Taman Nasional Way Kambas (TNWK) ini menambahkan, kelahiran bayi gajah di Lembah Hijau Lampung ini sejalan dengan program pemerintah dalam upaya peningkatan populasi.

“Salah satunya Lembaga Konservasi Lembah Hijau ini bagaimana meningkatkan populasi gajah-gajah yang ada disini. Kita membuat program mengawinkan gajah Aris dan Mega. Kita kawinkan pada Juli 2022, lalu pada September 2020 ada tanda-tanda hamil dan sampai proses sekarang melahirkan,” ungkap Nazaruddin.

Kejadian Langka

Kepala Seksi Wilayah III BKSDA Bengkulu-Lampung, Hifzon Zawahiri mengatakan kelahiran bayi gajah ini merupakan kejadian yang langka lahir di ex situ.

“(Kelahiran bayi gajah di Lembah Hijau) ini merupakan kejadian yang langka lahir di ex situ. Kalau In Situ kan dalam kawasan, tapi ini (Ex Situ) di luar kawasan,” kata Hifzon.

“Kami ucapkan selamat dan apresiasi kepada Lembah Hijau atas kelahiran satwa tersebut,” pungkas Hifzon. (*).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed