Tapis Lampung Jadi Daya Tarik di Pameran Persit KCK 2026

BERITA58 Dilihat

MEDIAPUBLIKA.com – Suasana hangat dan meriah menyelimuti Balai Kartini, Jakarta, saat ribuan pengunjung memadati gelaran Pameran Persit Kartika Chandra Kirana 2026 pada 7-9 Mei 2026.

Kemeriahan pameran semakin terasa dengan kehadiran Selvi Ananda yang meninjau langsung stan-stan pameran.

Di tengah peringatan HUT ke-80 Persit bertajuk “Persit Bisa” itu, Booth 75 menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung.

Sejak pintu dibuka, antrean tampak mengular demi melihat lebih dekat kemilau wastra khas Lampung yang dipamerkan.

Daya tarik utama Booth 75 terletak pada demonstrasi langsung pembuatan kain sulam dengan teknik tradisional “cucuk”.

Seorang perajin tampak tekun menyulam benang emas di atas kain menggunakan spanram kayu, memperlihatkan ketelitian dan nilai seni tinggi dalam setiap tarikan benang.

Perwakilan pengelola Booth 75, Ny. Vita Mustadir, mengaku antusiasme pengunjung tahun ini sangat luar biasa.

“Kami sangat senang melihat banyak orang, mulai dari anggota Persit hingga masyarakat umum, yang menghargai detail sulam tangan atau teknik cucuk yang kami tampilkan,” ujarnya, Sabtu (9/5/26).

Booth 75 diisi oleh Asri Tapis Lampung yang mewakili Persit KCK Daerah XXI/Radin Inten. Tidak hanya menampilkan kain tapis tradisional, stan tersebut juga menghadirkan berbagai produk fesyen modern berbahan tapis.

Pengunjung dapat menemukan tas tangan, clutch modern, hingga busana siap pakai bernuansa etnik yang dipajang elegan dengan konsep ruang minimalis dan pencahayaan hangat.

Konsep tersebut bertujuan menjadikan kain tapis tetap relevan digunakan dalam aktivitas sehari-hari maupun acara resmi.

Salah satu pengunjung mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan koleksi favoritnya.

“Tapis di sini punya ciri khas berbeda, koleksinya elegan dan cocok untuk acara resmi maupun kasual,” ungkapnya.

Kehadiran produk-produk tapis modern ini juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi kreatif anggota Persit. Asri Tapis Lampung dikelola oleh bidan Asri, istri Kopda Angga Dwi Ferdian, prajurit Yonif 143/TWEJ binaan Persit KCK Daerah XXI/Radin Inten.

Ketua Persit KCK Daerah XXI/Radin Inten, Ny. Asti Kristomei Sianturi, mengatakan partisipasi dalam pameran ini merupakan bentuk pembinaan agar istri prajurit mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif yang mandiri dan tangguh.

“Tujuannya jelas, mengangkat derajat kain tapis menjadi bagian dari gaya hidup modern yang mampu bersaing di kancah internasional,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Persit KCK, Uli Simanjuntak, menegaskan bahwa tema “Persit Bisa” menjadi simbol kemampuan perempuan Persit untuk terus berkarya dan beradaptasi.

“Dengan tema ‘Persit Bisa’, kami ingin menegaskan bahwa perempuan Persit mampu beradaptasi, berkarya, dan memberikan manfaat bagi sesama,” tuturnya.

Pameran yang berlangsung hingga 9 Mei 2026 ini menjadi bukti bahwa warisan budaya tradisional tetap mampu bersinar dan berkembang melalui inovasi modern di tangan generasi kreatif. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *