Tubaba Tampilkan UMKM dan Warisan Budaya di Festival Literasi Provinsi Lampung 2026

MEDIAPUBLIKA.com – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan literasi, pelestarian budaya, serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan berpartisipasi dalam Festival Literasi Provinsi Lampung 2026.

Kegiatan yang digelar pada Selasa (28/7/2026) di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung tersebut diikuti oleh seluruh Kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Festival ini menjadi ajang bagi setiap daerah untuk menampilkan potensi unggulan di bidang literasi, budaya, dan ekonomi kreatif.

Dalam kesempatan tersebut, Kabupaten Tubaba menghadirkan beragam karya unggulan, di antaranya batik ecoprint, Batik Way Kenanga, gitar klasik Lampung, karya seni lukis seniman Purbowo, hingga koleksi naskah kuno yang ditulis di atas kulit kayu.

Naskah bersejarah yang masih tersimpan di Tiyuh Gedung Ratu itu memuat pengetahuan tentang tata cara pengobatan, pertanian, serta strategi peperangan pada masa lampau.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tulang Bawang Barat, Restu, S.T., M.T., yang mendampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tubaba, Rodianto, S.Pd., M.Pd., mengatakan Tubaba telah mengikuti Festival Literasi Provinsi Lampung sejak 2022 dan berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara I sebanyak dua kali.

“Tidak hanya menampilkan potensi budaya dan ekonomi kreatif, Tubaba juga mengirimkan perwakilan di bidang literasi,” ujar Restu.

Ia menambahkan, salah satu perwakilan Tubaba, Pilian Tiwi, guru SD Negeri 22 Tulang Bawang Tengah, berhasil masuk dalam 15 besar nominasi penulis cerita rakyat Lampung melalui karya dongeng fiksi yang diikutsertakan dalam festival tersebut.

Selama kegiatan berlangsung, jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tulang Bawang Barat turut mendampingi seluruh rangkaian acara sekaligus mempromosikan berbagai potensi daerah kepada peserta dan pengunjung.

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat berharap keikutsertaan dalam Festival Literasi Provinsi Lampung 2026 tidak hanya mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, tetapi juga menjadi sarana memperluas promosi produk UMKM, melestarikan warisan budaya, serta mendorong tumbuhnya semangat literasi di tengah masyarakat.
(*)