MEDIAPUBLIKA.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang bersama RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung memperkuat sinergi pelayanan kesehatan melalui kegiatan bakti sosial Rail Clinic, di Stasiun Sukamenanti, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Selasa (23/6/26).
Kehadiran rangkaian kereta kesehatan tersebut memberikan layanan medis gratis kepada sekitar 250 warga dan siswa sekolah dasar yang berada di sekitar jalur perkeretaapian.
Program ini menjadi langkah nyata dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah yang relatif jauh dari fasilitas kesehatan di pusat kota.
Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, mengapresiasi program Rail Clinic yang dinilai mampu mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat secara langsung.
“Program Rail Clinic sangat baik karena mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Kami mengapresiasi langkah KAI yang secara konsisten menghadirkan pelayanan kesehatan gratis dan edukasi kesehatan bagi warga,” ujar dr. Imam Ghozali, Rabu (24/6/26).
Dalam kegiatan tersebut, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek menerjunkan sejumlah tenaga medis, termasuk dokter spesialis obstetri dan ginekologi dr. Sarlita Indah, Sp.OG, bersama bidan Zanariah, tim keperawatan, P3IP, serta tim promosi kesehatan.
Pelayanan kesehatan juga didukung oleh tim medis PT KAI Divre IV Tanjungkarang yang memberikan pemeriksaan kesehatan umum, kesehatan mata, kesehatan gigi, layanan laboratorium sederhana, hingga penyuluhan kesehatan.
Menurut dr. Imam Ghozali, kerja sama antara RSUD Abdul Moeloek dan PT KAI tidak hanya terbatas pada kegiatan bakti sosial, tetapi juga berpotensi berkembang menjadi layanan medis yang lebih kompleks di masa mendatang.
“Kita memang baru menjalin kerja sama dengan KAI. Ke depan kami siap mendukung tidak hanya program bakti sosial, tetapi juga tindakan medis sederhana seperti operasi amandel maupun operasi katarak yang memungkinkan dilakukan di Rail Clinic,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya layanan kesehatan bagi kalangan lanjut usia yang kerap mengalami gangguan nyeri sendi maupun tulang belakang.
“Yang paling menarik adalah adanya bakti sosial penanganan nyeri bagi lansia, seperti nyeri pinggang dan nyeri lutut. Layanan ini bisa dilakukan melalui Rail Clinic untuk meningkatkan akses kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Apabila ditemukan pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek siap menjadi rumah sakit rujukan utama untuk memberikan pelayanan medis yang lebih komprehensif.
Sementara itu, Executive Vice President PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Hendy Helmy, mengatakan program Rail Clinic merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan dengan warga yang tinggal di sepanjang jalur rel kereta api.
Selain memberikan layanan kesehatan gratis, PT KAI juga menyalurkan bantuan berupa dua unit kursi roda, delapan unit kruk, serta puluhan kacamata bagi lansia dan siswa sekolah.
Kegiatan tersebut turut diisi dengan edukasi keselamatan perjalanan kereta api yang disampaikan oleh Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) kepada masyarakat dan pelajar.
Melalui kolaborasi ini, PT KAI dan RSUD Dr. H. Abdul Moeloek berharap dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga keselamatan dan aset perkeretaapian di Provinsi Lampung. (*).






