Nessy Puji Respons Cepat Pangdam dan Gubernur Hadapi Karhutla Way Kambas

POLITIK72 Dilihat

MEDIAPUBLIKA.com – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Nessy Kalvia, mengapresiasi gerak cepat Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur.

Nessy yang juga Anggota Dewan Pertimbangan DPP Partai NasDem menilai respons cepat TNI dan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan kebakaran segera dikendalikan dan tidak meluas ke kawasan konservasi.

“Saya memberikan apresiasi kepada Pangdam XXI/Radin Inten dan Gubernur Lampung yang menunjukkan respons cepat dalam menghadapi karhutla ini. Ketika situasi membutuhkan penanganan segera, kecepatan mengambil keputusan dan menggerakkan seluruh kekuatan menjadi sangat penting,” kata Nessy, Senin (24/8/26).

Ia secara khusus mengapresiasi langkah Pangdam XXI/Radin Inten yang menambah kekuatan personel untuk membantu penanganan kebakaran di lapangan.

Menurut Nessy, pengerahan tambahan personel menunjukkan kesiapsiagaan TNI dalam membantu pemerintah dan masyarakat menghadapi ancaman bencana.

“Langkah Pangdam menambah personel merupakan bentuk respons yang patut diapresiasi. Para prajurit turun langsung menghadapi kondisi di lapangan yang tentu tidak mudah. Ini menunjukkan bahwa negara hadir ketika masyarakat dan lingkungan menghadapi ancaman bencana,” ujarnya.

Selain TNI, Nessy mengapresiasi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang turun langsung memantau penanganan karhutla sekaligus memastikan koordinasi antarpihak berjalan.

Menurutnya, kehadiran kepala daerah di lapangan menunjukkan bahwa persoalan karhutla menjadi perhatian serius dan membutuhkan penanganan lintas sektor.

“Pak Gubernur juga menunjukkan kepemimpinan yang baik dengan turun langsung melihat kondisi di lapangan dan memastikan penanganan berjalan. Ini penting agar koordinasi tidak hanya berlangsung secara administratif, tetapi benar-benar memastikan kebutuhan di lapangan dapat segera direspons,” katanya.

Nessy juga memberikan apresiasi kepada Kapolda Lampung beserta jajaran, pemerintah daerah, pengelola Taman Nasional Way Kambas, BPBD, petugas pemadam, TNI-Polri, relawan, serta masyarakat yang terlibat langsung dalam penanganan kebakaran.

Ia menegaskan, keberhasilan pengendalian karhutla merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak.

“Apresiasi tentu untuk semua. Ada Pangdam yang memperkuat personel, ada Gubernur yang memastikan koordinasi berjalan, ada Kapolda dan jajaran, ada petugas, relawan dan masyarakat yang berjibaku langsung di lapangan. Semua punya peran penting,” ujar Nessy.

Nessy menilai peran relawan dan petugas lapangan tidak boleh dilupakan. Mereka harus bekerja dalam kondisi berat dengan menghadapi panas, asap, serta medan yang sulit.

“Jangan lupakan para relawan. Mereka adalah garda terdepan yang bekerja dalam kondisi yang tidak mudah. Perjuangan mereka untuk menjaga Way Kambas dan lingkungan di sekitarnya patut mendapatkan penghargaan setinggi-tingginya,” tegasnya.

Meski api berhasil dikendalikan, Nessy mengingatkan seluruh pihak agar tidak menurunkan kewaspadaan. Penyisiran dan pemantauan harus tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya bara atau titik api baru.

“Api boleh padam, tetapi kewaspadaan jangan ikut padam. Setelah ini penyisiran, pemantauan dan pencegahan harus tetap dilakukan. Kita tidak ingin muncul kebakaran susulan setelah semua pihak bekerja keras memadamkan api,” katanya.

Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI, Nessy menilai penanganan karhutla Way Kambas menjadi pembelajaran penting mengenai perlunya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana yang lebih kuat.

“Yang kita harapkan bukan hanya cepat memadamkan api, tetapi juga semakin kuat dalam mencegahnya. Koordinasi seperti yang sudah dilakukan Pangdam, Gubernur, Kapolda, pemerintah daerah, relawan dan seluruh unsur harus terus dipertahankan,” ujar Nessy.

Nessy berharap kawasan Taman Nasional Way Kambas kembali aman dan seluruh pihak terus menjaga kawasan konservasi tersebut dari ancaman kebakaran.

“Way Kambas adalah kekayaan Lampung dan aset bangsa. Kita punya tanggung jawab bersama untuk menjaganya. Terima kasih kepada Pangdam, Gubernur, Kapolda, seluruh prajurit, petugas, relawan dan masyarakat yang telah berjuang. Semoga semangat gotong royong ini terus kita pertahankan,” pungkas Nessy. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *