OJK dan Pemkab Lampura Perkuat Akses Keuangan Petani dan Pembudidaya Ikan

LAMPUNG UTARA32 Dilihat

MEDIAPUBLIKA.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) memperkuat ekosistem keuangan sektor pertanian dan perikanan melalui edukasi pembiayaan formal, investasi legal, serta perlindungan asuransi.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan yang digelar Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Lampung Utara, Selasa (8/9/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 250 petani dan pembudidaya perikanan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan OJK, Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Lampung, PT Phintraco Sekuritas, PT Asuransi Astra, Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Utara, pimpinan perbankan di Lampung Utara, serta para ketua kelompok tani dan pembudidaya perikanan.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Biantori, S.Sos., M.H., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan sekaligus memitigasi berbagai risiko finansial.

“Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan literasi pengelolaan keuangan, memperluas akses pembiayaan formal, serta membuka akses terhadap instrumen investasi dan perlindungan asuransi,” ujar Biantori.

Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, menilai peningkatan literasi keuangan bagi kelompok petani merupakan kebutuhan penting. Pasalnya, tingkat literasi dan inklusi keuangan kelompok petani masih perlu ditingkatkan.

Menurutnya, edukasi keuangan diperlukan agar masyarakat semakin memahami produk jasa keuangan legal dan mampu menghindari praktik investasi ilegal maupun pinjaman online ilegal.

“Mengingat indeks literasi dan inklusi keuangan kelompok petani masih di bawah rata-rata nasional, penguatan edukasi menjadi sebuah kebutuhan mendesak agar masyarakat terhindar dari risiko investasi bodong dan pinjaman online ilegal,” ungkap Otto.

Dalam kegiatan tersebut, OJK bersama industri jasa keuangan juga menyediakan fasilitas pembukaan rekening saham secara gratis.

Selain itu, peserta mendapatkan akses perlindungan asuransi sebagai bagian dari upaya memperkenalkan pentingnya mitigasi risiko dalam aktivitas ekonomi.

Sementara itu, Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., menegaskan sektor pertanian dan perikanan memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Kami berkomitmen penuh untuk terus memperluas akses pembiayaan formal sekaligus memberikan pendampingan berkelanjutan, sehingga para petani di daerah ini dapat semakin mandiri, cerdas mengelola keuangan, dan naik kelas,” tutur Hamartoni.

Sinergi OJK, pemerintah daerah, perbankan, industri jasa keuangan, dan kelompok masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta pembudidaya perikanan di Lampung Utara.

Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan yang formal, legal, dan terpercaya. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *