oleh

Relawan MRI Lampung Selatan Ceriakan Penghuni Huntara Way Muli

MEDIAPUBLIKA.com – Relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Lampung Selatan yang tinggal disekitar Kecamatan Kalianda menyapa penghuni Hunian Sementara (Huntara) Way Muli Kecamatan Rajabasa pada Rabu (18/11/20).

Warga yang terdampak tsunami selat sunda dua tahun silam, sebagian masih menetap di Huntara karena sudah tidak punya tempat tinggal pasca tersapu ombak besar. Akhirnya, warga terus menetap dengan kondisi perekonomian serba terbatas.

Faisya Latifatu Rahma, Koordinator relawan setempat mengatakan bahwa kegiatan berbagi sembako, edukasi semangat belajar dan peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut merupakan aksi perdana yang melibatkan hingga 31 relawan. Dengan kemampuan yang ada, setiap relawan memberi edukasi kepada anak-anak penghuni Huntara. Sementara sebagian yang lain berkeliling membagikan sembako melalui program Lumbung Sedekah Pangan (LSP) ACT Lampung.

Faisya juga menyampaikan rasa haru ketika warga sangat antusias menunggu didepan rumah yang bersekat bahan gypsum dan beratap seng. Dengan jendela yang berukuran kecil, warga harus menahan panas ketika terik matahari.

Menurut Faisya kepedulian para relawan sangat berarti untuk warga Huntara. Meskipun dalam kondisi Pandemi, relawan tetap bersedia menyapa warga Huntara dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

“Nggak nyangka bisa ngajakin banyak temen-temen untuk bantu warga Huntara, selama ini warga sangat menanti kunjungan kita. Karena semenjak pasca tsunami warga masih menetap disini, bahkan ada yang masih bingung mencari penghasilan,” tutupnya. (Hermawan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed