MEDIAPUBLIKA.com – Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela menerima audiensi Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS, di ruang Wakil Gubernur, Rabu (30/9/26).
Selain Paus Sastra Lampung, Isbedy, yang hadir adalah Direktur Lamban Sastra, Fitri Angraini, S.S., M.Pd., Fitri Amalia, Diah Rizmi Nur Khalifah, Naya Anindiya Putri, dan Febri Riakudu.
Wagub Lampung didampingi Kepala Taman Budaya Lampung, Melly Ayunda, S.E., M.M, dan Diana Rosa, dan Kabid Pengembangan Sumberdaya Perpustakaan Dinas Perpustakaan & Kearsipan Provinsi Lampung Liyus Gustian Riandi, S.St.Pim, M.M.
Pada audiensi tersebut, Wagub Lampung dr. Jihan Nurlela yang juga Duta Baca Lampung, mengapresiasi Lamban Sastra yang baru saja menggelar Kemah Sastra dan Bengkel Sastra yang dilanjutkan peluncuran dua antologi sastra dwibahasa Indonesia-Lampung, di Taman Budaya Lampung, Selasa, 29 September 2026.
“Maaf, saya belum bisa membersamai dan memberi motivasi kepada talenta muda Lampung di bidang sastra atau literasi. Semoga di lain kesempatan saya bisa hadir,” ujar Jihan.
Ketua pelaksana yang juga Direktur Lamban Sastra, Fitri Angraini, sebelumnya mengatakan bahwa semula berharap Wagub Jihan hadir untuk memberi sambutan, meresmikan peluncuran, dan baca puisi.
“Tapi, kami maklumi kesibukan ibu Jihan. Dan, hari ini kami diterima audiensi,” ucap Fitri.
Kunjungan Lamban Sastra ke Wagub Lampung, mengingat perhatiannya terhadap kehidupan literasi dan kemajuan sastra di Lampung.
Itu sebabnya, lanjut Fitri Angraini, pihaknya meminta arahan dan pencerahan ihwal program Lamban Sastra ke depan.
“Agar Lamban Sastra dan pemerintah dapat bersinergi membangun ekosistem sastra di Lampung,” lanjut Fitri.
Ia menambahkan, intinya Wagub Jihan akan berupaya memaksimalkan kegiatan-kegiatan sastra di Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS.
“Kita memerlukan sinergi semua pihak, agar menjadi kuat,” tutup Fitri. (*).












