LMEDIAPUBLIKA.com – Tokoh pers dan hukum asal Lampung, Juniardi, S.IP., S.H., M.H., resmi mendaftarkan diri sebagai calon anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Lampung, Senin (26/10/2026).
Juniardi yang juga menjabat Dewan Pakar Ikatan Jurnalis Pemprov Lampung menyerahkan berkas pendaftaran di sekretariat pendaftaran calon komisioner KI Lampung.
Alumni Fakultas Hukum Universitas Lampung (FH Unila) itu mengusung tagline “Transparansi Cegah Korupsi” sebagai komitmennya dalam memperkuat keterbukaan informasi publik dan mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan serta akuntabel.
Usai menyerahkan berkas, Juniardi mengatakan, keikutsertaannya dalam proses seleksi calon komisioner KI Lampung merupakan bentuk pengabdian untuk memperkuat keterbukaan informasi publik di Provinsi Lampung.
“Keterbukaan informasi publik bukan sekadar instrumen administratif, melainkan benteng utama dalam mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Semangat transparansi cegah korupsi harus terus kita gelorakan agar tata kelola pemerintahan semakin bersih dan partisipatif,” ujarnya.
Pernah Pimpin KI Lampung
Juniardi bukan sosok baru di dunia keterbukaan informasi publik. Pria kelahiran Kota Metro, 3 Juli 1975, itu pernah menjabat Ketua Komisi Informasi Provinsi Lampung periode 2010–2015. Pada periode yang sama, ia juga dipercaya memimpin Forum Komunikasi Komisi Informasi Provinsi (ForKIP) se-Indonesia.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya dalam bidang keterbukaan informasi, jurnalistik, dan hukum.
Di bidang hukum, Juniardi telah mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan tercatat bergabung sebagai anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bandar Lampung pada 2026. Ia juga memiliki sertifikat mediator dari Mahkamah Agung RI melalui Indonesian Institute for Conflict Transformation (IICT) sejak 2012.
Sementara di dunia jurnalistik, Juniardi memiliki pengalaman selama 11 tahun di Surat Kabar Harian Lampung Post, bagian dari Media Indonesia Group. Ia juga pernah menduduki posisi pimpinan redaksi di sejumlah media.
Dalam organisasi profesi, Juniardi pernah menjabat Dewan Kehormatan PWI Lampung periode 2011–2016. Saat ini, ia menjabat Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Lampung periode 2026–2029.
Dorong Penguatan Keterbukaan Informasi
Selain aktif di bidang pers dan hukum, Juniardi juga menulis buku panduan keterbukaan informasi berjudul Hak Anda Mendapatkan Informasi.
Perpaduan pengalaman sebagai mantan Ketua KI Lampung, jurnalis, advokat, dan penulis menjadi latar belakang yang dibawanya dalam pencalonan kali ini.
Melalui tagline “Transparansi Cegah Korupsi”, Juniardi menekankan pentingnya keterbukaan informasi sebagai bagian dari upaya membangun pemerintahan yang transparan, memperkuat akuntabilitas, serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam pengawasan kebijakan publik.
Ke depan, proses seleksi calon komisioner KI Lampung akan menjadi bagian penting dalam menentukan figur yang mengemban tugas penyelesaian sengketa informasi publik dan penguatan pelaksanaan keterbukaan informasi di Provinsi Lampung. (*)






