Penggunaan PHC Dongkrak Pertumbuhan Kopi di Lampung Barat

LAMPUNG BARAT84 Dilihat

MEDIAPUBLIKA.com – Penggunaan Pupuk Hayati Cair (PHC) mulai menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan produktivitas perkebunan kopi di Kabupaten Lampung Barat.

Salah satu keberhasilannya terlihat di kawasan Hanakau, di mana tanaman kopi yang menggunakan PHC tumbuh lebih cepat, lebih sehat, serta memasuki fase berbunga lebih awal.

Dari total kebun kopi seluas 10 hektare, sekitar dua hektare telah menerapkan PHC sejak 2025. Hasilnya dinilai memuaskan karena mampu mempercepat pertumbuhan tanaman dan meningkatkan kualitasnya.

Penjaga Kebun Kopi Hanakau, Ali Sopian, mengatakan penggunaan PHC memberikan perubahan signifikan terhadap perkembangan tanaman.

“Sejak menggunakan PHC pada tahun 2025, pertumbuhan tanaman lebih cepat dan kondisinya jauh lebih baik. Hasilnya sangat memuaskan,” ujar Ali saat mendampingi kunjungan lapangan, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, tanaman kopi yang baru berusia sekitar lima bulan telah menunjukkan pertumbuhan yang optimal. Selain lebih subur, tanaman juga lebih cepat memasuki fase berbunga sehingga diharapkan dapat mempercepat masa produktif kebun.

Penerapan PHC tidak hanya dilakukan pada kopi robusta, tetapi juga pada sekitar 200 batang kopi arabika. Hasilnya pun dinilai sangat baik, dengan kondisi tanaman yang lebih sehat, pertumbuhan lebih optimal, dan memiliki potensi produksi yang menjanjikan.

Untuk memastikan efektivitas penerapan PHC, tim dari Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

Kunjungan tersebut bertujuan memantau perkembangan tanaman sekaligus mengevaluasi implementasi PHC di lapangan.

Berdasarkan hasil peninjauan, penggunaan PHC terbukti memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan tanaman kopi. Selain meningkatkan produktivitas, pupuk hayati juga dinilai mampu menjaga kesuburan tanah sehingga mendukung sistem budidaya yang lebih berkelanjutan.

Keberhasilan penerapan PHC di Kebun Kopi Hanakau diharapkan dapat menjadi contoh bagi para petani kopi di Lampung.

Dengan pertumbuhan tanaman yang lebih cepat serta potensi peningkatan hasil panen, PHC diyakini menjadi salah satu solusi untuk memperkuat daya saing kopi Lampung di pasar nasional maupun internasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *